Geger, Sejumlah Kendaraan Mogok diduga Usai Isi BBM di SPBU Tengguli

Dibaca : 285

BINEWS, JATENG | BREBES – Sejumlah kendaraan mengalami mogok diduga usai mengisi bahan bakar di salah satu SPBU di Kabupaten Brebes Jawa Tengah.

Salah satunya kendaraan milik Wahyu, salah seorang pengendara sepeda motor yang mengaku motornya mogok usai isi BBM jenis pertalit di SPBU 44.522.04 Tengguli Tanjung Brebes.

Menurutnya diketahui tangki BBM tercampur saat kendaraanya dibawa ke bengkel motor, dari keterangan mekanik bengkelnya tangki bahan bakar pertalit tercampur solar.

“Hari sebelumnya saya isi pertalit di SPBU itu, namun di pagi harinya motor mau saya pake ternyata mesin tidak bisa hidup, akhirnya saya bawa ke bengkel, dan ternyata menurut mekanik bengkel, tangki motor telah tercampur solar sehingga sulit hidup,” tuturnya. Kamis (22/4).

“bahkan di katakan bengkel sudah banyak yang terjadi ketika mengisi BBM di SPBU itu, bengkel banyak menerima keluhan yang sama dimana bahan bakar pertalit yang biasa digunakan ternyata telah bercampur solar,” lanjutnya.Wahyu sendiri telah melakukan komplain dengan SPBU tersebut namun belum mendapat respon positif dan hanya di janjanjikan akan diberi ganti rugi jika kesalahan ada pada SPBU itu.Sementara itu Suci, salah satu petugas yang mengaku sebagai admin SPBU menyampaikan segera melakukan laporan ke manager pusat atas persoalan itu. ia menuturkan dengan adanya aduan atau komplain dari pelanggan atas rusaknya unit kendaraan dari akibat pengisian BBM di SPBU itu akan segera diberikan ganti rugi.

“persoalan ini sedang dalam pendalaman, Dalam kejadian ini saya selaku admin langsung menginformasikan ke manager pusat, dan biasanya kalau ada pengaduan dari konsumen yang merasa unitnya rusak karena kesalahan pengisian BBM akan di berikan ganti rugi,” ujar Suci kepada awak media.

Suci sendiri belum menjelaskan penyebab tercampurnya BBM jenis pertalit dengan jenis solar, ia hanya menduga kemungkinan telah tercampur saat pengisian dari Pertamina.

Sementara itu Faisal, pimpinan Adimintrasi SPBU Desa Tengguli Brebes mengaku kurang tahu.

“saya kurang tahu, mungkin ada human eror, namun adanya kejadian ini kami langsung hubungi pihak Pertamina sebagai distribusi BBM terlebih dahulu dan ini baru didugaan awal saja, apakah kesalahan pihak kami atau dari pihak oknum yang di Tegal, saya kurang tahu sama sekali,” kata Faisal seperti dikutip dari sejumlah sumber berita online.

“Apakah kesalahan dari lapangan atau sebaliknya dari pihak Pertamina Tegal saat ini saya tidak bisa menjawab karena pada saat pengisian sudah dicek oleh pihak kami, namun jika ternyata itu benar ada kelalaian dari kami, kami siap ganti rugi, dan mestinya kita cek dulu melalui cctv pada jam berapa hari apa tanggal berapa saat konsumen yang mengaku dirugikan membeli pertalit di SPBU ini, karena bisa saja hanya mengaku ngaku.”Imbuh Faisal

Faisal sendiri mengaku pihak Pertamina Tegal hingga saat ini belum angkat bicara atau ambil tindakan soal kejadian tersebut.