Gasken Program Kemitraan Kelurahan Bersama Kadin, Dalam Penanganan Stunting

Dibaca : 1514

BINEWS II Kabupaten Bangka – Inovasi terobosan dalam penanganan stunting progam kemitraan Kelurahan Sungailiat bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bangka yang bertajuk Gasken sangat di apresiasi oleh warga masyarakat secara khususnya yang ada di Kelurahan Sungailiat.

Gasken, gerakan anti stunting kolaborasi kemitraan Kelurahan Sungailiat bersama Kadin ini baru pertama kali dilaksanakan di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, sabtu (11/11).

Dalam tahap awal, ada sebanyak 5 orang anak yang berasal dari lingkungan Cokro, lingkungan Nelayan satu dan dua serta lingkungan Nangnung (tanah Hongkong).
Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Kadin Kabupaten Bangka, Kwartanto, S.M, saat dikonfirmasi langsung oleh Berita Indonesia News, mengatakan pada hari ini kegiatan anti stunting dilaksanakan di Kelurahan Sungailiat. Sebelumnya untuk kegiatan ini sendiri sudah dilaksanakan pada tahun lalu.

“Terakhir kita melakukan kegiatan seperti ini terkait stunting bersama ibu-ibu PKK baik Kabupaten maupun Kecamatan di Sungailiat. Ini progam kemitraan bersama dari kaml kadin dan Kelurahan Sungailiat,” kata ko Ato panggilan akrab Kwartanto.

Ko Ato menyebutkan, kolaborasi antara Kadin Kabupaten Bangka dan Kelurahan Sungailiat, tidak hanya sebatas dalam hal penanganan stunting saja. Mungkin untuk kegiatan-kegiatan kedepannya terus akan dilaksanakan.

“Jadi ini komitmen kami dari pihak kadin terhadap penanganan stunting. Nanti juga kami akan memberikan nutrisi makanan tambahan serta pengecekan anak-anak penderita stunting secara berkala. Kami juga berharap, agar bantuan yang telah kami berikan khususnya buat anak-anak pendeta stunting dapat bermanfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembangnya si anak tersebut,” ucapnya.

Sekali lagi, ini progam Kadin bersinergi dengan pihak Kelurahan Sungailiat yang baru pertama kali dilaksanakan. Kadin Kabupaten Bangka selalu mendukung dan mensupport setiap kegiatan, baik itu yang dilaksanakan oleh Pemkab Bangka serta Kecamatan dan Kelurahan secara khusus untuk penanganan stunting dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.

“Komitmen dari kami, untuk selalu dapat mendukung kegiatan-kegiatan dilakukan oleh Pemkab Bangka maupun terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Kecamatan dan Kelurahan. Khususnya penanganan stunting ini, dan kegiatan kemasyarakatan yang selalu dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga masyarakat kita,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Sungailiat, Farid Anshari, S.H, M.H, menjelaskan jadi untuk kegiatan pada hari ini yang diawali kepada penderita stunting yang ada di lingkungan Cokro, lalu ke nelayan satu dan dua serta lingkungan Nangnung di tanah Hongkong. Tahap awal ada sebanyak 5 orang anak yang telah di kunjungi untuk Kelurahan Sungailiat.

“Ini dalam rangka menindaklanjuti arahan dari pak Pj Bupati kita, untuk kita yang ada di Kelurahan Sungailiat. Jadi kita pada hari ini bersama-sama pihak kadin untuk meninjau langsung kondisi masyarakat di Kelurahan Sungailiat dalam penanganan stunting. Dalam kegiatan ini kami juga melibatkan pihak puskesmas Sungailiat dalam mengecek langsung anak-anak kita penderita stunting,” terangnya.

Diakuinya, dalam kurun waktu 2 minggu sekali pihak Kelurahan Sungailiat dengan melibatkan tim dari Puskesmas Sungailiat untuk mengecek langsung perkembangan demi perkembangan anak-anak stunting ini.

“Jadi kami akan melakukan monitoring selama 2 minggu sekali bersama dengan pihak puskesmas untuk cek kondisi serta perkembangan anak-anak kita penderita stunting. Kami pada hari ini memberikan bingkisan berupa vitamin, telur, kacang hijau, susu, biskuit dan sebagainya. Hal ini nantinya akan terus kita laksanakan, bagi penderita stunting khususnya yang ada di Kelurahan Sungailiat,” imbuhnya.

Ditambahkannya, sebelumnya Kelurahan Sungailiat melaksakan pendataan secara langsung dilapangan. Untuk memastikan kebutuhan asupan gizi maupun makanan tambahan yang memang dibutuhkan oleh anak-anak pendeta stunting ini.

“Jadi tim kita sudah melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah bagi anak-anak
penderita stunting. Dengan pengecekan langsung dilapangan tersebut, kami dapat mengetahui kebutuhan dasar diperlukan oleh anak-anak stunting. Apalagi setiap penderita stunting ini setiap anak berbeda beda penanganan serta pola makannya,” tuturnya.

Disisi lain, Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Pj Bupati Bangka saat ini memang tengah serius menggalakkan penanganan stunting bersama para perangkat daerah (OPD) yang ada di Pemkab Bangka. Hal itu, ditunjukkan langsung komitmennya oleh Pj Bupati Bangka, M. Haris AR, A.P, M.H. (Amin)