News  

Warga Dusun Keramatjaya, Teluk Bango, Harapkan Percepatan Pembuatan Tanggul Baru Sungai Citarum

Photo : Heriyanto (Heri Ompong) Ketua Karangtaruna Desa Telukbango, Kecamatan Batujaya,
Dibaca : 413

BINEWS | Jabar, Kabupaten Karawang –  Tanggul Citarum yang terletak di Dusun Keramatjaya, RT. 06/02, Desa Teluk Bango, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang, Jawa barat. Pernah mengalami jebol pada musim penghujan di tahun 2013 silam.

Hingga sampai sa’at ini, tanggul Citarum yang pernah mengalami jebol tersebut belum ada perhatian yang serius dari pihak terkait manapun, untuk dilakukan pembuatan tanggul yang baru atau perbaikan tanggul secara permanen.

 

Melihat situasi dan kondisi tanggul yang masih kritis seperti ini, Heriyanto (Hery Ompong-red) Ketua Karang Taruna Desa Teluk Bango, Kecamatan Batujaya, bertekad untuk melakukan pembuatan tanggul baru, dengan berupaya melakukan komunikasi dengan Kepala Desa, Unsur Muspika, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Sektor 19 Citarum Harum, dan instansi terkait lainnya, agar segera merespon secara serius untuk segera melakukan kegiatan percepatan pembuatan tanggul baru.

 

” Rencananya dalam waktu dekat ini, bersama Kepala Desa, unsur Muspika, BBWS, Sektor 19 Citarum Harum, dan instansi terkait lainnya, kami berupaya akan segera melakukan kegiatan percepatan pembangunan tanggul yang baru ” Ungkapnya, saat ditemui di lokasi, oleh wartawan Beritaindonesianews.id, Kamis, (30/09/21).

 

” Adapun tujuan dari kegiatan percepatan pembuatan tanggul ini, guna mengantisipasi banjir yang akan terjadi pada musim penghujan yang akan datang, karena dikhawatirkan tanggul yang masih kritis ini tidak dapat menahan luapan air sungai Citarum yang sangat deras pada musim penghujan, yang pada akhirnya nanti akan berdampak buruk bagi masyarakat sekitar, apabila terjadi jebol kembali seperti tahun 2013 lalu, ” tambahnya.

Ditempat yang sama, Taming, ketua RT.06/02 Dusun Keramat jaya, mengatakan bahwa, dirinya sangat berterimakasih kepada seluruh jajaran instansi terkait, juga kepada masyarakat, yang antusias dengan rencana yang akan diadakannya kegiatan pembuatan tanggul yang baru, terlebih lagi kepada warga masyarakat yang akan siap bergotong royong, membantu secara tradisional atau manual, untuk bekerjasama dalam pembuatan tanggul tersebut, ” pungkasnya.

Perlu diketahui bersama bahwa, program pemerintah pusat, yang tertuang dalam Perpres Nomor 15 tahun 2018 Tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum. ini menjadi komitmen Gubernur Jawa barat dan Pangdam III Siliwangi, yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi sungai Citarum yang bersih dari hulu sampai hilir, termasuk perapian, perbaikan, dan pembuatan tanggul-tanggul yang kondisinya masih kritis.

 

(Agus)