Ekobis  

Petani Jagung Kecewa Harga Pupuk Mahal, Harga Jagung Anjlok, Hama Ada Di Mana-Mana

Dibaca : 1201

BERITA INDONESIA || LAMPUNG – Pakde Siswanto petani jagung asal dusun Bumi Kaya Kampung Gistang Kecamatan Umpu Semenguk Kabupatan Way kanan Provinsi Lampung mengeluh dengan anjlok nya harga jagung yang signifikan.

 

Penurunan harga jagung yang signifikan membuat petani kecewa sebab modal bertani jagung tidaklah sedikit, dari mulai penggarapan lahan untuk siap tanam, penyedia bibit, pemupukan, penyemprotan hama mengguna modal yang cukup banyak.

 

Seperti halnya yang di alami petani jagung pakde Siswanto yang mana tanaman jagungnya kurang lebih 10 hektar, mengalami kekecewaan sebab sebelum masa panen harga jagung mencapai Rp 5700 per kilo gram, tapi sekarang memasuki panen raya harganya anjlok Rp 2700 per kilo gram, Selasa (05/03/2024).

 

“Untuk harga beberapa minggu yang lalu masih Rp 5700 per kilo gram tetapi sekarang harga nya anjlok menjadi Rp 2700 per kilo gram, sedangkan harga pupuk non subsidi mahal, untuk urea saja per 100 kilo gram Rp 760.000, sementara untuk pupuk Subsidi nya susah di dapat, belum lagi untuk penanggulangan hama seperti ulat dan hama lain cukup banyak menelan biaya,” ungkapnya.

 

Dia sangat mengharapkan kepada pemerintah terkait agar dapat menaikan kembali harga jagung agar petani tidak rugi, sebab harga telur ayam tidak ada penurunan mengapa bahan pokok pakan ayam (jagung) harga nya anjlok, jangan hanya peternak ayam petelur yang di untungkan, tutupnya.

 

(J/R)