Ini Agenda Rombongan Kades Rukam, Selama Kegiatan Studi Tiru di Desa Penyamun

Dibaca : 1130

BINEWS II Kabupaten Bangka – Selama berada di Desa Penyamun Kecamatan Pemali, Rombongan Kades Rukam yang berasal dari Kecamatan Mendo Barat itu, melaksanakan kunjungan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Terintergrasi Layanan Prima serta ke Kantor Desa Penyamun.

Dalam kunjungan tersebut, dipimpin oleh Kepala Desa (Kades) Rukam, Rifki Ahmad, Ketua BPD, Andri, Kepala Puskesmas, Herli Heliyanti, perangkat Desa maupun pegawai Puskesmas Rukam yang berada di Penagan, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka dan Kades Penyamun, Rochani serta ketua BPD, Hamid, Jum’at (24/11).

Dalam penjelasannya itu, Kades Rukam, Rifki Ahmad, kepada Berita Indonesia News mengungkapkan bahwa pihaknya melaksanakan kegiatan studi tiru untuk di Desa Penyamun dalam rangka melihat langsung perkembangan dari Pustu yang pernah dilaunching langsung oleh pihak Kemenkes dan ditetapkan dalam program layanan prima/integrasi layanan prima di Kabupaten Bangka tahun lalu. Launching yang dilakukan Kemenkes tahun lalu itu ada 3 Puskesmas di Kabupaten Bangka, diantaranya Pustu Penyamun dan Pustu Matras.

“Kunjungan studi tiru inipun dalam rangka kami mempersiapkan pustu kami untuk di tingkatkan menjadi terintegrasi layanan prima, tahun depan oleh kemenkes untuk tahun depan. Maka dari itulah, pada hari ini kami melakukan kunjungan langsung ke desa penyamun ini. Karena untuk desa Penyamun ini sudah melaksanakannya di tahun kemarin. Insya allah untuk di kami tahun depan mulia berjalan dan sekarang ini yang persiapan,” terang Rifki.

Dikatakannya, maka dari itulah pihaknya dalam hal ini melakukan silaturahmi dan juga mendengarkan paparan dari Kades dan Ketua BPD terkait penganggarannya dan apa-apa yang harus segera dapat di lakukan. Termasuk anggaran yang telah dikelola.

“Makanya kami melihat langsung kondisi yang ada di pustu prima yang ada di desa Penyamun ini. Termasuk kami juga harus konsultasi mengetahui anggaran untuk kita persiapkan di usulan akhir tahun ini. Serta dana-dana yang sudah masuk untuk program tahun lalu dan tahun ini. Maka itu kami perlu belajar banyak dengan pihak desa Penyamun ini,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Desa Penagan, Herli Heliyanti mengutarakan, bahwa Pustu yang ada di Desa Penyamun serta Kelurahan Matras telah ditetapkan oleh Kemenkes sebagai Pustu dengan terintegrasi layanan prima. Maka dari itu dirinya bersama Kades harus melakukan kunjungan langsung ke Desa Penyamun.

“Ditempat saya itu, ada satu puskesmas yang tahun depan akan segera berubah menjadi pustu terintegrasi layanan prima, sama seperti yang ada di desa Penyamun ini. Untuk layanan terintergrasi primer in terbagi atas klaster, meliputi manejemen, klaster ibu hamil dan balita serta remaja, klaster dewasa dan lansia, klaster khusus pengendalian penyakit menular,” ucapnya.

Ditambahkannya, berdasarkan pantauan dilapangan, pelayanan maupun peralatan yang ada di Puskesmas Pembantu yang ada di Desa Penyamun sudah layak serta sudah maksimal dalam pelayanan kepada masyarakat. Karena Pustu tersebut sudah dilaunching pada awal tahun ini. Makanya perlu kunjungan langsung ini, agar nanti apa-apa yang harus dipersiapkan maupun segala keperluan yang dibutuhkan dapat diusulkan kepada Kemenkes RI.

“Tadi berdasarkan pantauan kami yang ada dilapangan, alhamdulilah kami juga merasa cukup puas dengan fasilitas dan kelengkapan sarana dan prasarana yang ada di pustu tersebut. Maka dari itu kami nantinya tau, apa saja yang nantinya kita butuhkan dan apa yang akan dipersiapkan sebagai syarat untuk dipenuhi dalam hal pengajuan sarana fasilitas di pustu kami nantinya,” kata Herli.

Dikonfirmasi terpisah, Kades Penyamun, Rochani mengemukakan bahwa dirinya merasa senang dan bangga atas adanya kunjungan resmi dari rombongan Desa Rukam ke Desa Penyamun ini. Ia pun juga memberikan apresiasinya kepada pihak Desa Rukam, Kecamatan Mendo Barat yang ingin belajar dan mengetahui secara langsung perkembangan Pustu layanan prima beserta sarana dan fasilitasnya itu.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak desa Rukam yang telah datang dan melihat langsung kondisi desanya. Dirinya juga memberikan apresiasinya terhadap kunjungan tersebut. Saya juga merasa tersanjung dengan adanya kunjungan dari kawan-kawan desa Rukam ini, mereka ini sangat serius dalam mempersiapkan diri untuk mengembangkan puskesmasnya sebagai puskesmas terintergrasi layanan prima pada awal tahun depan. Merekapun mau berbagi pengalaman dan pendapat kepada kami,” pungkasnya. (Amin)