Sosial  

Benarkah Data DTKS Kabupaten Bangka Sebanyak 79.965, Yuk Ikuti Penjelasannya

Dibaca : 1697

BINEWS II Kabupaten Bangka – Benarkah Rekap Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kabupaten Bangka sebanyak 79.965.?!. Adapun data tersebut telah di rekap berdasarkan data-data di 62 Desa, 19 Kelurahan dan 8 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangka.

Dari total data tersebut, adapun untuk Kecamatan Bakam ada sebanyak 5.642, Kecamatan Belinyu ada sebanyak 14.547, lalu Mendo Barat 16.651. Merawang sebanyak 4.704, Kecamatan Pemali 3.932, Puding Besar sebanyak 6.763, Kecamatan Riau Silip 6.217, dan Sungailiat sebanyak 31.505.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas (Kadis) Sosial Bangka, Baharudin Bafa atau akrab disapa MO, saat dikonfirmasi Berita Indonesia News, diruang kerjanya, selasa (7/11) siang.

Menurutnya, memang untuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kabupaten Bangka periode hingga akhir Oktober ini sebanyak 79.965.

“Jadi DTKS suatu sistem yang mendata tentang masyarakat yang berkaitan atas masalah – masalah kesejahteraan sosial. Baik untuk orang yang kurang mampu dan disabilitas, lansia, yang berkaitan dengan permasalahan ekonomi keluarga, Dalam Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang terdiri dari 25 variabel, bisa langsung di cek di website Kemensos RI,” terang MO.

Lanjutnya, data DTKS sebelumnya untuk di Kabupaten Bangka sendiri menyentuh angka 103.000, lalu itu berkurang menjadi 79.965. Ada sekitar 23.035 datanya sudah dikeluarkan dari kepesertaan DTKS yang ada di Kabupaten Bangka. Hal tersebut itu telah dilakukan validasi data dari Pusdatin Kementerian Sosial (Kemensos RI) pusat.

“Jadi untuk data ini semakin hari, akan berdinamika. Contoh, hari ini ada orang kaya menjadi miskin dan juga ada orang miskin menjadi kaya. Ada orang yang masih hidup masih terdata dan setelah di data jadi berkurang.Begitulah untuk seterusnya,” ucapnya.

Ditambahkannya, perlu dicatat data DTKS ini bukan lah untuk menggambarkan data kemiskinan yang ada di suatu wilayah dan daerah. Kalau data kemiskinan itu sendiri bisa dirilis oleh Badan Pusat Statistik atau BPS. Karenanya BPS itu memiliki variabel dengan sendirinya.

“Kalau tidak salah 4,28% kalau tidak salah data kemiskinan kita untuk di Kabupaten Bangka tahun 2023 ini. Dari total jumlah penduduk kita. Untuk bisa masuk di data DTKS itu ada mekanismenya. Salah satunya melalui pendataan dari pekerja sosial kemasyarakatan (PSM) yang ada di desa ataupun kelurahan di seluruh Kabupaten Bangka,” pungkasnya. (Amin)