News  

Pemerhati Berikan Tanggapan Terhadap Hasil Penilaian Dewas Perumdam Tirtatarum Karawang

Andri Kurniawan Wakamada LMP Jabar (Pemerhati Pemerintah & Politik)
Dibaca : 1164

BINEWS JABAR || KARAWANG – Berakhirnya masa jabatan jajaran Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirtatarum Karawang, atau yang dulu dikenal dengan nama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Perusahaan plat merah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang tersebut kembali menjadi perhatian masyarakat, setelah Dewan Pengawas (Dewas) mengeluarkan hasil penilaiannya.

 


Dimana lembaga pengawasan khusus Perumdam Tirtatrum Karawang memberikan penilaian minus terhadap Direksi. Karena dalam kurun waktu 4 Tahun telah terjadi kebocoran air, yang jika dijumlahkan dalam bentuk rupiah, mencapai Rp 145 miliar.

 

Pemerhati politik dan pemerintahan, Andri Kurniawan yang juga merupakan Wakil Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat (LMP Mada Jabar) yang sejak periode – periode Direksi sebelumnya selalu intensif mengikuti perkembangan kondisi perusahaan air minum milik Pemkab Karawang itu kembali berpendapat, bahwa dirinya menilai penilaian Dewas sudah sangat objektif.

 

“Meski banyak pihak yang meragukan hasil penilaian Dewas dan dianggap tidak objektif, bagi saya pribadi meyakini seyakin – yakinnya sudah sangat objektif. Apa yang dituangkan serta disampaikan oleh Dewas kepada Bupati selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), bisa dipertanggung jawabkan secara aspek yuridis,” Terangnya, (8/8/2022).

 

Andri menjelaskan, “Terlepas hasil penilaian Dewas kemudian menjadi pertimbangan Bupati untuk kembali memperpanjang tanpa adanya seleksi kembali atau tidak, itu merupakan hak prerogatif Bupati. Atau bisa saja hanya membuka seleksi untuk Direktur Utama (Dirut) saja, sedangkan untuk Direktur Bidang (Dirbid) seperti Direktur Umum (Dirum) dan Direktur Teknik (Dirtek), secara otomatis diangkat kembali,”

 

“Karena minusnya penilaian terhadap kinerja Dirut, bukan berarti secara otomatis Dirbid juga dianggap sama. Sebab kendali atau komando management perusahaan, tetap berada pada Dirut. Sehebat apa pun Dirbid, jika kinerja Dirutnya minus, tetap saja tidak akan menjadi poin plus,” Ujarnya.

 

Masih menurut Andri, “Namun, dilain sisi saya perlu mengapresiasi. Selama satu periode kepemimpinan ketiga Direksi Perumdam Tirtatarum ini, tidak ada persoalan hukum yang membuat perusahaan menjadi krusial seperti halnya periode – periode sebelumnya,”

 

“Kalau pun terjadinya kebocoran air selama 4 Tahun, saya sendiri menduga, permasalahan tersebut lebih disebabkan oleh buruknya infrastruktur atau perangkat penunjang pendistribusian air, berupa pipa yang berusia sudah terlalu tua, dan belum adanya peremajaan sarana dan prasarana penunjang,” Ungkapnya.

 

“Oleh karena itu, bila mana Bupati ingin mengambil kebijakan untuk memperpanjang secara otomatis kedua Dirbid, saya sangat mendukung. Tinggal bentuk Panitia Seleksi (Pansel), untuk merekrut calon Dirut baru,” Pungkasnya. (Red)

Mau punya Media Online sendiri?
Tapi gak tau cara buatnya?
Humm, tenang , ada Ar Media Kreatif , 
Jasa pembuatan website berita (media online)
Sejak tahun 2018, sudah ratusan Media Online 
yang dibuat tersebar diberbagai daerah seluruh Indonesia.
Info dan Konsultasi - Kontak 
@Website ini adalah klien Ar Media Kreatif disupport 
dan didukung penuh oleh Ar Media Kreatif
Cloud Hosting Indonesia




Cloud Hosting Indonesia