News  

Merasa Ditipu, Karyawan AJS Unjuk Rasa Di Depan Plaza Pemda Karawang

Dibaca : 459

BINews ||Jabar, Karawang, – Merasa tertipu, ratusan karyawan Pt. Anugerah Jaya Sedaya (AJS) Karawang melakukan aksi unjuk rasa di depan plaza kantor Pemda Karawang. Rabu, 24 Maret 2021.

Aksi yang dilakukan oleh ratusan karyawan AJS di depan kantor Pemda dilakukan karena sudah merasa muak dengan janji-janji management perusahaan terkait gaji yang mereka terima tidak kunjung cair dan selalu di undur dengan berbagai macam alasan.

 

Salah satu karyawan AJS mengaku namanya Ujang kecewa karena sejak November 2020 selalu mendapatkan iming-iming gaji yang tidak pernah didapat. Padahal sudah mengeluarkan biaya administrasi sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah) kepada salah satu yayasan penyalur tenaga kerja setelah adanya tanda tangan kontrak dan mendapatkan pakaian seragam kerja.

“Awalnya saya tidak percaya ada lowongan bekerja lewat yayasan untuk masuk ke Pt. AJS. Soalnya banyak kejadian sebelumnya duit duluan baru kerja, berbeda dengan tawaran untuk masuk kerja di Pt. AJS, dijanjikan adm setelah tanda tangan kontrak, disitu saya mulai rada percaya,”

 

“Prosesnya hampir sama seperti perusahaan lain untuk merekrut karyawan karena itu akhirnya saya percaya menyerahkan duit adm, daripada susah-susah nyari kerja mendingan ambil jalan pintas. Saya anggap duit lima juta untuk jasa penyalur.” ucap Ujang sambil meliatkan ekspresi kesal.

“Setelah tanda tangan kontrak dimasa training enjoy saja karena saya sangat optimis sudah ada tanda tangan kontrak. Setelah jalan dua bulan, disitu saya dan teman-teman merasa mulai aneh karena tidak adanya kejelasan gaji yang di janjikan dan kami hanya selalu di kasih surat pemberitahuan dengan berbagai alasan pengunduran gaji yang seharusnya kami terima.” jelas Ujang.

 

 

Neng juga menceritakan hal yang pahit yang dia terima terkait apa yang sama- sama dirasakan oleh temannya. “Sudah ada ribuan orang yang terjebak iming-iming untuk bekerja di AJS, tapi itu kerjanya kapan dan gajiannya ga jelas. Dan bahkan ada teman saya sudah dari bulan September 2020 tidak kunjung bekerja seperti karyawan umumnya. Dia datang hampir tiap hari datang cuma ngambil absen doang dan sekali-kali pengenalan produk yang akan di produksi oleh Pt tersebut,”

 

“Yang selalu menjadi pertanyaan saya dan teman lainnya kenapa kami tidak kunjung digaji, padahal sudah ada tanda tangan kontrak. Apakah AJS perusahaan tipu-tipu dengan modus tanda tangan kontrak agar meyakinkan pencaker mengeluarkan biaya adm?” jelas Neng.

 

“Kami di sini melakukan aksi agar Ibu Bupati Cellica tahu apa yang telah kami rasakan sebagai masyarakat Karawang sudah merasa tertipu dengan janji yang tidak jelas. Memang karyarawan AJS juga ada dari daerah tetangga, minimal apa yang kami lakukan ini ada hasilnya dan bisa di dengar oleh para pejabat Pemda. Permasalahannya perusahaan AJS tersebut ada di Karawang dan semoga ada jalan keluar dari Pemda.” ucap Neng.

 

Dalam aksi unjuk rasa tersebut juga terlihat Sekjen SatgasSos Karang Taruna Karawang, Asep Mulyana. Humas Satgasos KT Karawang, Nurdin Syam dan juga berbagai rekan aktvis Karawang untuk mengawal aksi dari parah buruh.

Dalam orasi tersebut, “Perjuangan para buruh PT. AJS tidak akan berhenti, sampai dengan tuntutan hak mereka dipenuhi pihak perusahaan. Makanya kita datang ke sini mau minta bantuan penguasa Karawang, supaya persoalan ini segera ada solusinya. Pokoknya kawan-kawan jangan lelah untuk memperjuangkan apa yang menjadi haknya,” teriak Asep Mulyana.

 

Humas Satgasos KT Karawang Nurdin Syam dalam orasinya menyampaikan ” Teman-teman tidak perlu takut apa yang di perjuangkan, karena itu merupakan hak. Jangan takut siapapun yang membekengi dibelakang AJS, jangan takut karena doa orang yang teraniaya pasti akan di kabulkan.” Nurdin Syam sambil berteriak.

(Riandi & Rekan)