Sosial  

Suwantri Penyandang Disabilitas Hanya Bisa Pasrah Dengan Keadaan

Dibaca : 165

BINEWS II Sumut, Kab Batu Bara —Suwantri penyandang disabilitas hanya bisa pasrah dengan keadaan.

 

Sebagai putra bungsu dari 8 bersaudara, Suwantri (31) yang merupakan penyandang disabilitas hanya bisa pasrah di kursi rodanya yang telah usang.

Kondisi fisik anak bungsu dari pasangan Samen (77) dan Wariyem (67) warga Dusun VII Taman Sari Desa Perkebunan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara ini mengalami cacat dari lahir dan kedua kakinya lemah tak berdaya sehingga hanya bisa merangkak. tangan kirinyapun  tidak berfungsi dengan baik  Bahkan bila bicara tidak jelas apa yang dikatakan.

 

Ditemui wartawan dikediamannya, Selasa (09/03/2021),  Samen mengatakan putranya mempunyai kursi roda bantuan dari pemerintah tapi sudah usang dan tidak layak pakai lagi.

 

Diungkapkan Samen, saat ini mereka tidak lagi dapat bantuan PKH dari pemerintah. “Dulu dapat bantuan dari pemerintah sebesar Rp. 700 ribu”, desahnya.

 

Untuk memenuhi kehidupan sehari-hari orang tuanya hanya mengharapkan penghasilan coklat dari beberapa pohon saja serta beberapa ekor ayam yang bila besar dijual untuk membeli beras dan ikan asin.

Terkadang diberi uang oleh anaknya yang telah berkeluarga tapi tidak menentu waktunya bahkan menurut Wariyem sangat jarang.

 

“Kalau dari anak  ya bagai mana mereka memberi. Kalau dikasih ya Amin karena mereka kan punya keluarga juga.  Kalau tidak dikasih ya tak apa-apa. Anak juga jarang mengasih”, sebut Wariyem dengan belinang air mata. (Supriadi)