News  

Janmat Sembiring Bahas Potensi Dan Prospek Industri Kuala Tanjung Dengan 4 Jenderal Dan Tokoh Sumut,

Dibaca : 15

BINEWS II Sumut, Kab Batu Bara – Pengusaha asal Kabupaten Batu Bara berdomisili di Jakarta menyempatkan diri bersilaturahmi dengan 4 Jenderal serta 2 tokoh Sumatera Utara di Hotel Adi Mulia Medan, Jumat (26/02/2021).

Silaturahmi yang dijalin Janmat Sembiring tersebut berlangsung usai pelantikan Bupati/Walikota hasil Pilkada 2020 lalu.

banner 728x90

Dikatakan Janmat melalui telepon seluler, Sabtu (27/02/2021), keempat Jenderal yang menyambut baik silaturahmi dirinya adalah Mayjen (Purn) Musa Bangun, yang menjabat Ketua PPSDP Kemenham RI.

Kemudian Mayjen (Purn) M. Hasyim menjabat Sekretaris PPSDA Kemenham RI, Mayjen (Purn) Hari Mulyono menjabat Dosen di LEMHANNAS RI dan Mayjen (Purn) T. Rajaguguk serta tokoh Sumatera Utara Datuk Sri Lilawangsa Samsul Arifin.

Selain itu Janmat mengatakan dirinya juga bersilaturahmi dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Pada silaturahmi tersebut Janmat mengatakan mereka membicarakan berbagai isu isu penting tentang pembangunan yang sedang gencar dilakukan di Sumatera Utara.

Dibahas saran dan pandangan terkait pembangunan kawasan Danau Toba sebagai salah satu proyek strategis nasional.

Juga dibahas prospek industri di kawasan Kuala Tanjung Kabupaten Batu Bara menyusul ditetapkannya Kuala Tanjung sebagai pelabuhan hub internasional.

Keempat Jenderal serta kedua tokoh Sumatera Utara pada pertemuan tersebut menyatakan dukungan penuh atas percepatan pembangunan di Sumatera Utara umumnya dan Kabupaten Batu Bara khususnya.

Menyikapi pembangunan yang akan pesat di Kabupaten Batu Bara dan menjadi wilayah industri utama di Sumatera Utara, pada silaturahmi tersebut Janmat Sembiring berharap agar pelaksanaan pembangunan harus dapat mensejahterakan masyarakat.

“Kita berharap pembangunan yang akan pesat di Kabupaten Batu Bara sebagai wilayah industri dan pelabuhan internasional harus berdampak positif bagi masyarakat Batu Bara khususnya dan Sumatera Utara umumnya”, harap Janmat.

Disadari pembangunan industri pasti akan membutuhkan lahan yang sangat luas, karena itu Janmat Sembiring berharap agar ganti rugi lahan masyarakat ditetapkan dengan perhitungan matang dan tidak merugikan masyarakat.

“Sesuai Instruksi Presiden, pembebasan lahan jangan merugikan warga dan jangan ada mafia tanah”, ujar Janmat.

Kepada masyarakat Kabupaten Batu Bara Janmat Sembiring berpesan agar mempersiapkan mental menuju Kabupaten Batu Bara sebagai wilayah industri di Sumatera Utara.

Janmat juga berpesan kepada putra putri Kabupaten Batu Bara agar mempersiapkan diri dengan pendidikan dan pelatihan agar dapat bersaing memperebutkan lowongan kerja di perusahaan perusahaan yang akan berdiri di Kabupaten Batu Bara.

Kegiatan tersebut tidak luput dari pantauan awak media (Supriadi)