Sub 03 Kedungwaringin Terus Bersihkan Irigasi SS Kedunggede Anak Sungai Citarum di Wilayah Sektor 20 Citarum Harum

Dibaca : 46

BINews || Jabar, Kab. Bekasi, Kedungwaringin – Tak hanya kali Cibeet dan kali Cikarang Hilir. Saluran Sekunder (SS) Irigasi Kedunggede Kedungwaringin pun tak luput dari aksi Satgas Citarum Harum Sektor 20, Sabtu (06/02/21)

banner 728x90

SS Irigasi Kedunggede yang berada di Kp. Kedunggede RT 15/05 Dusun III Desa Kedungwaringi, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, adalah salah satu anak kali citarum yang kebersihan dan ekosistemnya harus terus di jaga, karena merupakan komponen penting dalam sumberdaya air untuk kebutuhan warga masyarakat terutama dalam mendukung kebutuhan air di sektor pertanian.

Dansektor 20 Citarum Harum Kolonel Infanteri Suyitno mengatakan, Dalam menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan. Saluran sekunder yang melintang di Kecamatan Kedungwaringin – Pebayuran tak luput dari giat satgas citarum harum, karena merupakan komponen penting dalam mendukung kegiatan di sektor pertanian.

“Saluran sekunder Irigasi Kedunggede, harus terus kita jaga kebersihannya, agar ekosistemnya tetap terjaga dan terpelihara, karena bagaimana pun juga, Irigasi ini merupakan komponen penting dalam mendukung sektor pertanian, agar ketahanan pangan kita tetap terjaga”, kata Dansektor

Hal senada pun di katakan Serma Katimo Dansub 03 Kedungwaringin, saluran irigasi kedunggede merupakan komponen penting dalam memenuhi kebutuhan air di sektor pertanian, sehingga harus terus kita jaga kebersihannya, agar peruntukannya bisa maksimal.

“Kepentingan kebersihan Saluran Irigasi ini, harus berkesinambungan dengan kepentingan kita dalam sumber daya air, untuk memenuhi kebutuhan air dalam sektor pertanian, maka dari itu harus kita jaga kebersihannya, agar keberlanjutan ekosistemnya tetap terpelihara, jangan hanya kepentingan kita saja, kebersihan sungai pum juga sangat penting kita jaga”, Kata Katimo

Pembersihan pun berjalan lancar aman dan tertib, dengan penuh semangat kebersamaan gotong royong dalam menghasilkan kurang lebih 100 meter panjang sungai yang dapat di bersihkan dalam kegiatan.

 

Kegiatan pun di akhiri dengan apel bersama dan pengecekan personel serta kelengkapan materil pendukung kegiatan.

 

(Juheri/Jpch)

“Jurnalis Peduli Citarum Harum”