Mobil Innova Ditemukan Ringsek Di Jalan Perintis Kemerdekaan Lima Puluh – Simpang Dolok,

Dibaca : 150

BINEWS II Sumut, Kab Batu Bara – Ditemukan di Jalan Perintis Kemerdekaan Lima Puluh – Simpang Dolok, Sabtu (23/1/21) sekira pukul 11.00 Wib. Satu unit mobil Innova berwarna putih dalam kondisi nyaris ringsek,

Informasi dihimpun media, bahwa kerusakan mobil bermula dari dugaan penghuni mobil tersebut terlibat kasus percobaan perampokan toko mas di Kelurahan Tanjung Tiram, Kecamatan Tanjung Tiram, Batu Bara.

 

Diduga aksinya keburu ketahuan, dua orang penghuni mobil yang belum diketahui identitasnya langsung tancap gas membawa mobil tersebut menuju arah Lima Puluh.

 

Apesnya, sebelum mobil jauh melaju, warga yang berada disekitar lokasi kejadian diduga tersulut kesal sehingga “merusak” bagian mobil yang hendak kabur tersebut dan terus dilakukan pengejaran.

 

Tak tahu bagaimana, setiba di Jln Perintis Kemerdekaan Simpang Dolok menuju Lima Puluh persisnya disekitar perkebunan Socfin Lima Puluh, mobil Innova yang telah mengalami pecah kaca belakang, kaca samping kanan dan kaca depan tersebut didapati sudah terparkir disisi kiri jalan. Sementara dua orang penumoang mobil yang diduga pelaku percobaan perampokan keburu menghilang. Menurut warga, dua orang penghuni mobil melarikan diri ke lokasi perkebunan.

Kasus ini sempat menghebohkan masyarakat di dua kecamatan lain yakni Kecamatan Datuk Lima Puluh dan Kecamatan Lima Puluh, bahkan tidak sedikit warga disana turut melakukan pengejaran. Soalnya beredar isu pelarian mobil itu disebut-sebut terkait kasus penculikan anak.

 

Rupanya informasi kasus yang menghebohkan itu sudah keduluan ditampung petugas Polsek Lima Puluh, Polres Batu Bara.

Sehingga sejumlah personel Polsek Lima Puluh dibawah komando Kanit Reskrim Ipda A Sitorus bergerak cepat melakukan pencegatan dan berhasil mengamankan mobil dimaksud.

 

Kepada wartawan di Polsek Lima Puluh, Ipda A Sitorus membenarkan telah mengamankan satu unit mobil Innova berwana putih.

 

“TKP di wilayah hukum Polsek Labuhan Ruku. Kami hanya mengamankan mobil dari pelariannya. Untuk sementara kami melakukan pemeriksaan mobil berikut barang-barang dan selanjutnya kasus ini akan diserahkan ke Polsek Labuhan Ruku”, ungkap Kanit.

Amatan wartawan, pada mobil yang diamankan terdapat keanehan pada plat nomor polisi. Sebab pada plat depan tampak bertuliskan BG 1176 QR , sedangkan pada plat belakang tampak bertuliskan BC 176 OR.

 

Sampai berita ini dimuat pihak kepilisian masih terus melajukan pendalaman kasusnya (Supriadi)