Kecelakaan Maut Di Simalungun Ambil Banyak Korban

Dibaca : 370

BINEWS II Sumut. Kab Simalungun, – Terjadinya Kecelakaan beruntun di Jalan umum KM 4 -5 jurusan Pematangsiantar–Perdagangan, Nagari Dolok Marlawan Kec. Siantar, Kab. Simalungun yang mengaķibatkan 2 orang meninggal dunia di lokasi kejadian, dan 3 orang meninggal di rumah sakit. Kamis,(19/11/2020)

 

Informasi yang dihimpun dari kepolisian menyebutkan, sebelum kecelakaan lalu lintas mobil truk Mitsubishi Fuso BM 8238 ZU datang dari Arah Pematangsiantar menuju arah Perdagangan dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di tempat kejadian, mobil truk tersebut diduga mengalami rem blong sehingga menabrak 6 unit mobil dan 5 unit sepeda motor yang berjalan di depannya

 

Kanit Laka Simalungun, IPDA Ramadhan menjelaskan, 1 unit mobil truk Mitsubishi Fuso BM 8238 ZU yang dikendarai oleh Suratman (57) Supir, alamat Huta Sidodadi Nagori Pemamatang Silampuyang, Kec. Siantar, Kab Simalungun

Sementara, kontra 1 unit Yamaha Vixion BK 6208 TAU atas nama Hotdiman Sidabutar (58) Wiraswasta, alamat Jalan Asahan Km IV Simpang Karang Anyer Kel. Dolok Marlawan, Kec. Siantar, Kab. Simalungun mengalami luka berat dan meninggal dunia dalam perawatan di RS Vita Insani Pematangsiantar.

 

Kemudian, ketiga cucu Hotdiman yakni, Fincent Rey Amsal Sidabutar (7), dan Digibran Nathanael Sidabutar (3), Love Viona Angely Sidabutar (6), mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP. Ucap Ipda Ramadhan kepada wartawan Kamis (19/11/2020).

 

“Adapun pengeñdara yang kontra yakni, Pengendara sepeda motor Yamaha Mio BK 5258 WAA yang dikendarain oleh Carles Sianipar (45), alamat Jalan Bunga Jaitun Kel Rambung Merah, Kec. Siantar, Kab. Simalungun mengalami luka berat dan meninggal dunia di TKP.. Pengendara Vario BK 4157 TAZ, Arbain (35) wiraswasta, alamat Kerasaan I Kec. Pem Bandar, Kab Simalungun mengalami luka ringan yang dirawat di RS Vita Insani Pematangsiantar. Pengendara sepeda motor Honda Supra X 125 BK 4671 TAR yang dibawa oleh Muliadi Harahap (73), Wiraswasta, alamat Jalan Sabang Merauke Gang Bina No 24 Kec. Siantar Selatan Kota Pematang Siantar mengalami luka benturan di kepala rawat di RS Vita Insani Pematangsiantar.

Pengendara sepeda motor Honda Beat BK 5637 TAN, nama Desi Novianti Hutabarat (30) Perawat, alamat Jalan Viyata Yudha Siantar Sitalasari Kota Pematangsiantar mengalami luka ringan dirawat di RS Vita insani Pematangsiantar.

 

Pengemudi 1 unit mobil Daihatsu Terios BK 1009, nama Suryamsyah (41), Swasta, alamat Nagori Margo Mulio Kec. Gunung Malela, Kab. Simalungun tidak mengalami luka.

 

Pengemudi mobil Sinar Bangun BK 1353 TU, nama Suyanto (45) Supir, alamat Nagori Bandar Siantar Kec. Gunung Malela, Kab. Simalungun tidak mengalami luka.

 

Sementara penumpang angkot Sinar Bangun yakni, Sri Eka Noviriani (38) pegawai honorer, alamat Jalan Merpati No 27 Kel. Sipinggol-Pinggol, Kec. Siantar Barat Kota Pematang Siantar mengalami luka robek di kepala rawat di RS Vita Insani Pematangsiantar. dan Sudarman (40) wiraswasta, alamat Huta B Margo Mulio Kec. Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mengalami luka ringan yang dirawat di RS Vita Insani Pematangsiantar.

Satu unit Mobil Toyoya Fortuner BK 1434 WH dikemudikan Yunus Sitompul (56) wiraswasta, alamat Jalan Aji Ulakma Sinaga Nagori Rambung Merah Kec. Siantar, Kab. Simalungun mengalami luka ringan dan berobat jalan.

 

Satu unit Mobil Toyota Inova Bk 1811 MS dikemudikan Marsudi (50) wiraswasta, alamat Kel. Ranjung Sari, Kec. Medan Selayang Kota Medan, tidak mengalami luka.

 

Mopen Siantar Jaya BK 1145 TU dikemudikan Suratno (54) wiraswasta, alamat Nagori Karang Anyer Kec. Gunung Maligas, Kab Simalungun tidak mengalami luka.

 

Mopen Bandar Jaya BK 1132 WC yang dikemudikan Roberto Siagian (20) wiraswasta, alamat Nagori BT VI, Kec. Siantar, Kab. Simalungun tidak mengalami luka.

 

Ipda Ramadhan menambahkan, pengemudi Mobil truk Mitsubishi Fuso BM 8238 ZU mengalami rem blong/tidak layak jalan, dan supir truk tersebut melarikan diri setelah kejadian.

 

Sesuai pemberitaan lintaswarta,

Untuk faktor cuaca/alam, saat kecelakaan cuaca cerah pagi, arus lalin sedang, dua arah, daerah permukiman penduduk, dan Jalan merupakan jalan Provinsi, lebar jalan 6,00 meter, jalan aspal hotmik, jalan lurus, berlobang, rusak pandangan bebas. Pungkasnya.

 

(Supriadi)