Kunjungi Puskesmas Cikarang Utara, Wapres Tinjau Simulasi Vaksinasi Covid-19

Wakil Presiden-RI K. H. Ma'ruf Amin di Dampingi Menteri Kesehatan Gubernur Jawa Barat, Bupati Bekasi, dan Kadis Kesehatan Kab. Bekasi di Puskesmas Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi (Fhoto HPN-007 /JH–Red)
Dibaca : 5

BINEWS || Jabar, Kabupaten Bekasi, – Terpilih sebagai daerah penerima Vaksin Covid-19 pertama di Indonesia, Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin sambangi Puskesmas Cikarang Utara, sebagai lokasi simulasi vaksinasi Corona Virus Disease (Covid-19), Kamis(18/11/2020)

 

banner 728x90

Bertempat di Puskesmas Cikarang Utara, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Wakil Presiden Republik Indonesia KH. Ma’ruf Amin langsung meninjau simulasi pelaksanaan pembagian vaksinasi bagi masyarakat.

Turut mendampingi Wakil Presiden, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Bekasi Eka Supria Adtmaja, turut hadir juga dalam kegiatan jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi, Muspika Kecamatan Cikarang Utara, dan aparatur Desa Karang Asih, serta elemen masyarakat lainnya.

 

Sekitar 20 menit, KH. Ma’ruf Amin berkeliling meninjau simulasi proses vaksinasi Covid-19 seraya mendengarkan paparan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny.

Tahap demi tahap Wapres mengamati dan memastikan Standar Operasional dan Prosedur vaksinasi dijalankan dengan baik, mulai dari pendaftaran peserta, Screening (pemeriksaan) kesehatan dasar peserta, penyuntikan vaksin, hingga Observasi setelah vaksinasi.

 

Dalam kesempatan itu Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin mengatakan “Simulasi ini merupakan bagian dari pada persiapan pelaksanaan dari pada vaksinasi. Secara keseluruhan nanti yang sudah direncanakan oleh pemerintah. Jadi ada beberapa persiapan yang harus disiapkan agar vaksinasi berjalan dengan baik,” kata KH. Ma’ruf Amin.

 

Vaksin yang sudah ada masih menunggu izin dari BPOM, telah selesai uji klinis masih memerlukan persiapan. Berupa data masyarakat yang akan divaksinasi baru pendistribusiannya.

 

“Tunggu izinnya dulu supaya dipastikan punya khasiat, efektif, manjur gitu ya, kemanjuran juga sudah dipertanggungjawabkan, dan nanti juga kalau boleh dipakai itu, kita harapkan segera keluar juga izin dari MUI. Kebolehan bisa karena dia halal atau karena dasarnya kedaruratan,” tuturnya.

 

Usai melakukan peninjauan, KH. Ma’ruf Amin sempat memberikan keterangan pers kepada awak media, sebelum bertolak kembali ke Jakarta sekitar pukul 09.15 WIB.

 

( HPN – 007-Jh-Red )